Dalam proses lumpur aktif, kinerja pengendapan merupakan penghalang terakhir yang menentukan kualitas limbah. SVI (Indeks Volume Lumpur) adalah indikator yang paling klasik dan banyak digunakan untuk mengevaluasi kinerja pengendapan lumpur aktif—ini membantu kita menentukan apakah lumpur tersebut "mengendap dengan sehat" atau "menggembur". Angka sederhana berisi banyak informasi tentang kondisi lumpur. Dalam operasional sehari-hari, personel sering menggunakan SV30 (Indeks Volume Lumpur setelah 30 menit) untuk mengamati pengendapan lumpur. Namun, SV30 sangat dipengaruhi oleh konsentrasi lumpur (MLSS). Volume penyelesaian yang sama memiliki arti yang sangat berbeda pada level MLSS yang berbeda. SVI secara cerdik menggabungkan keduanya, menghilangkan pengaruh perbedaan konsentrasi, dan dengan demikian dapat mengevaluasi kinerja flokulasi dan sedimentasi lumpur aktif dengan lebih akurat dibandingkan nilai SV saja.